Ini kisah si Nona
Muda. Nona muda penuh pesona. Mabuk kebayang para pria dibuatnya. Walau selalu
cuek dengan penampilan dan rupa. Si Nona muda selalu tebar pesona. Banyak pria
dibuatnya merana. Berlaku seperti Dewi Durga.
Oh Nona Muda, dia mulai menebar pesona. Sejumlah
pria masuk dalam jeratnya. Janji sini janji sana. Senyum sini senyum sana.
Pasang foto sini pasang foto sana. Eksis di berbagai sosial media. Punya pacar
tak diakuinya. Malangnya, ditinggalkannya pula. Ingin hidup bebas alasannya.
Tapi tetap menebar bisa.
Nona tebar pesona,
si Nona manis yang oportunis. Semua pria dibuatnya mengemis. Sampai perasaannya
diiris-iris. Miris. Menangis.
Si nona muda selalu
sumringah. Hati pria-pria sengaja dijarah. Dia terlalu serakah. Ah, mereka tak
tahu saja pikirannya dijajah. Si nona muda tebar pesona ke segala arah.
Ah si Nona Muda
yang suka tebar pesona. Sekarang sedang gundah hatinya. Terperangkap
jaring-jaring yang dibuatnya. Pria-pria menagih janjinya. Jadilah ia keluarkan
jurus mautnya. Air mata yang sedikit buaya.
Oh si nona tebar
pesona. Tak pernah konsisten. Apalagi sama komitmen.
Ah si Nona muda.
Kasihan sekali sebenarnya ia. Menutupi duka dengan tawa. Menuduh temannya palsu
tapi ternyata ia juga semu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar